Seorang teman menyarankan untuk kembali menulis di platform ini. Platform yang identik dengan Ifa dan berhasil branding dengan url-nya yang unik. Here, I am : Geographer and a spatial analyst who loves writing and traveling very much. Kembali ke rumah ini, dan menemukan draft ini di arsip almari yang berdebu. Judulnya adalah Level Up Your Life in 2020, kosong. Mungkin saat itu aku sedang bersemangat menata hidup sebagai anak rantau pemula. Waktu bergulir tanpa menamatkan episodenya di tahun 2020. Menjelang 2023 aku mulai melanjutkan draft ini. Namun, ternyata hingga pertengahan 2025 draft ini belum juga publish. So, this is my early birthday gift, refleksiku terhadap apa yang ku alami di usia kepala tigaku. Tahun 2023, adalah titik balik dari kejenuhan hidupku dan ditahun tersebut aku memulai memiliki target yang spesifik. Spesifik dan aku berani menuliskannya di salah satu platform media sosialku yang rahasia. Sungguh dua prestasi besar, berani berangan dan berani...
"Ambilah yang baik dek , tinggalkanlah yang buruk!" kata - kata seorang kakak panitia GVT 2008 tersebut yang paling aku ingat . GVT GLADI VIDYA TELADAN aslinya , aku nganggep itu acara nginep - nginepan terus makrab terus seneng-seneng gitu soalnya awalnya tak pikir GVT itu singkatan dari Gladi Villa Teladan #eh padahal aslinya beeeeh boro - boro nginep , tidur di rumah masing - masing aja adalah anugeraaah. yah pokokmen GVT itu top begeteeeee . Seminggu full kita di gembleng , seminggu full pula tiap hari aku di sempritin dan lari - lari dari lapangan ke lantai 3 gedung induk pleeeeeeeees harus menyalami kakak kelas yang jadi pagerr! belum lagi kami seangkatan nangis di lapangan volly sambil nyanyi mars teladan . sesuatu banget yaaah waktu itu . aku gak bayangin deh panitianya nahan ketawanya gimana . Super banget lah yaa. nah tugasnya juga luar biasa . Co card pake ukuran - ukuran njimet , salah ngulang -_____- map juga , SALAH NGULANG! GET THE POINT? pokoknya bener-bener d...
Hi, pembaca kecil-itu-oke ( masih ada yang baca gak ya ). Aku mau share pengalamanku akhirnya bisa deal with IELTS. Sejujurnya, IELTS itu salah satu ketakutan terbesarku sejak 2015. Sejak lulus S1 di tahun 2015, aku emang udah didorong buat test IELTS. Tapi anaknya baru PD dan berani tes IELTS di tahun 2018, dan Alhamdullilah , di tes IELTS pertamaku, aku dapet score yang aman. Declaimer dulu ya, aku mau share pengalaman ini bukan buat sombong ( nilai aku mepet kok ) tapi lebih pengen memotivasi teman-teman kalau ternyata IELTS tidak sesusah dan semenakutkan itu kok. Jadi, buat yang mau ambil IELTS, selama sudah mempersiapkan dengan baik, monggo tes aja gausah takut-takut dan nunda tes sampe 2 tahun kaya aku. Declaimer yang kedua, ini postingan bakal panjang. Jadi kalau teman-teman mau baca pengalaman the day pas ujian IELTS, silahkan scroll ke bawah yaa! Sudah ya declaimer-nya, mari kita mulai ke bahasannya. 2015 dan IELTS Jadi, aku lulus di tahun 2015...
Komentar
Posting Komentar