Seorang teman menyarankan untuk kembali menulis di platform ini. Platform yang identik dengan Ifa dan berhasil branding dengan url-nya yang unik. Here, I am : Geographer and a spatial analyst who loves writing and traveling very much. Kembali ke rumah ini, dan menemukan draft ini di arsip almari yang berdebu. Judulnya adalah Level Up Your Life in 2020, kosong. Mungkin saat itu aku sedang bersemangat menata hidup sebagai anak rantau pemula. Waktu bergulir tanpa menamatkan episodenya di tahun 2020. Menjelang 2023 aku mulai melanjutkan draft ini. Namun, ternyata hingga pertengahan 2025 draft ini belum juga publish. So, this is my early birthday gift, refleksiku terhadap apa yang ku alami di usia kepala tigaku. Tahun 2023, adalah titik balik dari kejenuhan hidupku dan ditahun tersebut aku memulai memiliki target yang spesifik. Spesifik dan aku berani menuliskannya di salah satu platform media sosialku yang rahasia. Sungguh dua prestasi besar, berani berangan dan berani...
They say love is supposed to feel like home. But what happens when love feels like waiting in a hallway, hoping a door will open, but it never does? This is the story of a love that wasn’t simple, wasn’t easy, and definitely wasn’t kind. But it was real. At least, to me. I met him during a chapter of my life filled with ambition and transition. I had just moved abroad to pursue my master’s degree in the Netherlands, carrying with me dreams bigger than the oceans I had crossed. He, on the other hand, was someone with a steady career and a strong sense of responsibility. His life looked composed, orderly, and deeply rooted in routine. He had people who respected him and work that demanded much of his time and energy.He was charismatic in the quietest ways. There was something comforting about how certain he seemed about the world and how certain he made me feel, at least in the beginning. For someone who often second-guessed herself, his confidence felt like a safe place to land. But as ...
"Ambilah yang baik dek , tinggalkanlah yang buruk!" kata - kata seorang kakak panitia GVT 2008 tersebut yang paling aku ingat . GVT GLADI VIDYA TELADAN aslinya , aku nganggep itu acara nginep - nginepan terus makrab terus seneng-seneng gitu soalnya awalnya tak pikir GVT itu singkatan dari Gladi Villa Teladan #eh padahal aslinya beeeeh boro - boro nginep , tidur di rumah masing - masing aja adalah anugeraaah. yah pokokmen GVT itu top begeteeeee . Seminggu full kita di gembleng , seminggu full pula tiap hari aku di sempritin dan lari - lari dari lapangan ke lantai 3 gedung induk pleeeeeeeees harus menyalami kakak kelas yang jadi pagerr! belum lagi kami seangkatan nangis di lapangan volly sambil nyanyi mars teladan . sesuatu banget yaaah waktu itu . aku gak bayangin deh panitianya nahan ketawanya gimana . Super banget lah yaa. nah tugasnya juga luar biasa . Co card pake ukuran - ukuran njimet , salah ngulang -_____- map juga , SALAH NGULANG! GET THE POINT? pokoknya bener-bener d...
Komentar
Posting Komentar