Spreek je Nederlands?

Beberapa menit lalu aku baru saya melewati paspor control di bandara Schiphol dan ketika petugas menerima paspor dan resident permitku, dia bertanya : Spreek je Nederlands? dan langsung ku jawab : Nee, English. Dia tertawa dan aku tertawa. 

Paspor kontrol tidak lagi menjadi hal yang menakutkan untukku. Aku sudah tiga kali masuk Belanda, dan ini adalah perjalanan keluar Belanda ketigaku (read: EU & Schiphol).  Aku ingat pertama kali masuk Belanda di bulan Agustus 2024. Aku harus memperlihatkan beberapa surat yang aku peroleh dari universitas dan undangan pengurusan Resident Permit dan BSN dari IND (Imigrasi Belanda). Setelah itu, ketika aku masuk dan keluar (lagi), tidak ada pertanyaan sulit yang ditanyakan oleh petugas. Yang aku ingat adalah kalimat :  "Enjoy your holiday, Welcome back to the Netherlands"

Schiphol terasa familiar. Aku sudah bisa mengalkulasi berapa lama waktu yang harus aku butuhkan untuk melalui semua tahap pemeriksaan. Aku tidak mau lagi cemas karena waktu penerbanganku sudah mepet sementara antrean paspor mengular. Andai paspor Indonesia masuk ke jalur khusus, sepertinya aku hanya butuh 5 menit untuk menyelesaikan imigrasi.  

Hari ini terasa spesial, karena aku bertemu dengan dua petugas yang berbahasa Indonesia dengan fasih. Satu petugas menawarkan untuk mengambilkan fotoku bersama temanku, dan satu petugas di security control secara fasih bilang : Sebelah kiri ya, Kak, hati-hati. 

Lima puluh lima menit lagi, boarding akan dimulai, dan setelah itu aku akan memulai perjalanan panjang menuju rumah. Tadi pagi, Nayya mengirimiku pesan di WhatsApp. Sederhana, tapi begitu baik dan hangat, sampai membuat pagi ini terasa sedikit lebih ringan.

Semoga pulang ke indo utk sementara itu utk ngejemput hal2 baik yg ada di indo.. trus nanti ada kesempatan yg lebih baik dan pasti lagiii utk (censored) 🥰

Aku kira aku akan menangis di Schiphol. Nyatanya, aku justru bisa tertawa bersama petugas imigrasi. Bahkan, sambil menunggu antrean imigrasi, aku memulai buku baru dan sesekali bersenandung kecil. Sebelumnya, aku juga sempat ngopi dan mengobrol seru bersama Suko, teman baik yang dengan sukarela menemaniku ke bandara naik kereta.

Ah ternyata, terkadang kita cukup menjalani hal-hal baik ini tanpa perlu khawatir berlebihan sebelum hal ini terjadi.  

See you again, Schipol.

20.12

14/08/2026

Gate E8, Schiphol Airport. 

Komentar